BIMBINGAN STUDY

Studienkolleg, Bachelor, Master dan Promotion, Daftarkan segera diri kamu untuk program Bimbingan Study AupairIndo Wintersemester 2014 -- DISINI

Mittwoch, 14. Mai 2014

Etika Menelpon di Jerman

Bagi mayoritas orang yang belajar bahasa Jerman, menelpon maupun menerima telpon adalah salah satu aktivitas yang biasanya ditakuti. Aktivitas menelpon menuntut secara bersamaan kemampuan mendengar yang baik, mencerna informasi dengan cepat, dan merespon kembali dengan baik sehingga lawan bicara dapat memahami maksud kita.

Berkomunikasi melalui media telefon memiliki kesulitan yang cukup tinggi karena kita tidak mampu melihat ekspresi lawan bicara maupun menggunakan bahasa tubuh untuk memperjelas apa yang ingin kita sampaikan ketika kita tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat.

Oleh karena itu sebelum kita menelpon seseorang baik itu untuk menanyakan informasi terkait dengan pendaftaran uni atau aktivitas formal lainnya, sebaiknya kita mempersiapkan diri sebaik mungkin. Tak kalah pentingnya adalah memahami etika menelpon yang sedikit berbeda di Jerman

Tips-tips di bawah ini bisa semoga bisa membantu teman-teman :

1. Catat dengan baik poin-poin yang ingin disampaikan
Persiapan yang baik akan membuat kita merasa lebih tenang ketika menelpon. Ketika tiba-tiba panik menyerang dan biasanya membuat kita blank, kita bisa berpegang pada catatan tersebut.


Jika teman-teman tidak mencatat dengan baik apa yang ingin disampaikan kemudian akhirnya berputar-putar pada “Eh..Eh…..aduh…eh.. eh.” Orang Jerman sangat menghargai waktu dan juga bisa sangat berterus terang bukan tidak mungkin untuk berkata “ Silakan Anda telefon lagi jika Anda sudah siap dan klik! tuuutttt……tuuttt”

2. Ucapkan salam dan perkenalkan diri
Mengucapkan salam ketika menelpon adalah formalitas yang penting di Jerman “ Schönen guten Mogen, Guten Tag, atau Guten Abend” selalu diucapkan ketika menelfon atau menjawab telefon.

Agak berbeda dengan di Indonesia yang biasanya penelfon langsung menyampaikan maksud menelfon. Di Jerman, sebagai penelpon kita harus memperkenalkan diri terlebih dahulu. Logikanya seperti bertamu, sebagai tamu kitalah yang memperkenalkan diri.

Seorang penelpon yang tidak memperkenalkan diri terlebih dahulu dinilai tidak sopan.

Sebagai penerima telpon, biasanya merekapun juga memperkenalkan diri.

Berikut contohnya :

Kriiiiiiiiiiing….. Kriiing

A : Morgen, Jaros (nama belakang penerima telefon).
B : (Kalau kita tidak mendengar nama belakang penerima jangan panik) Guten Morgen !Mein name ist Dian Lestari.

3. Jelaskan maksud menelpon

Jika sudah tau mau bicara dengan siapa maka langsung sampaikan hal tersebut :

B : Ich hätte gern (misalnya) Frau Lorentz gesprochen

Setelah memperkenalkan diri pada seperti di atas maka langsung jelaskan maksud menelfon


B : Es geht um….. atau Ich rufe an wegen……

Jika teman-teman tidak tahu kepada siapa teman-teman harus bicara, maka tanyalah dari awal, apakah kita berbicara dengan orang yang tepat sebelum bicara panjang.

B : Können Sie mir weiter helfen?

Jika orang tersebut tidak dapat membantu kita, dia akan menyambungkan kita dengan orang yang tepat

Perlu dibedakan antara “Können Sie mir weiter helfen?” dengan “Können Sie mir bitte weiter helfen?” Kadang kita ingin sopan atau menerjemahkan langung dari bahasa inggris “ Could you please help me?” dan menggunakan kalimat kedua.

Dalam bahasa Jerman artinya sedikit berbeda. Jika anda mengatakan “Können Sie mir bitte weiter helfen?” kepada orang yang tidak tepat, maka bitte akan memberikan konotasi memaksa.

4. Berterimakasih dan ucapkan auf Wiederhören!
Selalu berterimakasih pada akhir percakapan telepon dan jangan lupa ucapkan “ auf Wiederhören” yang artinya sampai kita saling mendengar lagi.


Semoga tips etika menelfon di Jerman bermanfaat ya!

Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke info@aupairindo.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!




Freitag, 28. Februar 2014

How To Be A German

Desember, minus delapan derajat celcius, salju terus turun, hamparan putih sepanjang ladang, langit yang hampir selalu abu-abu. Mobil melaju cukup kencang 170 km/jam, jalanan kosong, dan mobil tetap dalam keadaan stabil, bayangan betapa mobil swift saya akan bergoyang kalo dipacu sedemikian cepat, mengulas senyum di wajah saya. Oh.. jalanan tol jerman dan mobil buatan jerman, surga geng mobil dan motor yang suka balapan.

Hari kedua saya di Jerman, hanya semalam di Hamburg dan kini menuju Berlin, kota dimana tahun-tahun mendatang akan saya habiskan. Apa yang saya tahu tentang Jerman saat itu? TIDAK ADA! Bisa bicara jerman? sangat dasar alias A1 untuk sebatas dapat visa. Tahu budaya jerman? Yahh..seperti turis yang datang ke Indonesia dan berpikir bahwa semua orang Indonesia bisa menari atau bermain gamelan. Singkatnya F***k my life!

Tapi itu dulu, hidup di Jerman ternyata asik juga kalau sudah ketemu iramanya. Sekarang setelah beberapa waktu tinggal di Jerman, bolehlah saya sekedar berbagi 5 keunikan-keunikan dari masyarakat jerman dan pengalaman di jerman. Mungkin kalau mau agak mainstream bisa dianggap sebagai panduan sederhana “ How to be a German!
  1. Orang Jeman itu seperti duren
    Kamu berdandan cantik/ganteng sambil menunggu bus di halte bus di suatu pagi yang cerah. Bus datang tepat waktu, kamu menunjukkan tiketmu kepada supir bus, selayaknya di Indonesia, kamu menebar pandang ke seluruh bis dan tersenyum lebar. Beberapa detik kemudian, kamu tersadar bahwa ada yang tidak biasa di dalam bis itu. Kemungkinannya ada dua : (a) Orang yang bertemu pandang denganmu, hanya balas menatap dengan ekspresi datar atau bahkan membuang muka (b) Bis dalam keadaan sunyi, dengan penumpang bis yang menatap lurus ke depan atau keluar jendela, pikiran mereka berkelana entah dimana, main hape, dan tidak ada yang mengobrol. Lalu terbersit di pikiranmu, apakah aku melakukan sesuatu yang salah? Apa mereka tidak suka aku naik bis ini? Jawabannya tidak dan tidak.

    Lalu mengapa suasana di dalam bis tadi seperti suasana film horror yang tegang? Banyak orang mengeluh (tidak hanya orang Indonesia) bahwa orang jerman sangat menjaga jarak. Orang Jerman pada dasarnya adalah orang-orang yang baik, terbuka, dan humoris ( dengan gaya mereka tentunya).

    Itulah yang saya maksud dengan duren, orang jerman adalah orang yang menyenangkan namun tersembunyi dibalik sikap yang acuh atau dingin. Ya ibarat duren baru enak kalau kulitnya sudah dikupas. Betul! duren bukan jeruk, jadi tidak semudah itu dikupas, tapi harus dengan usaha dan waktu. Yang kedua ini lebih penting daripada yang pertama.

    Mungkin hal ini pada awalnya sulit dipahami oleh orang Indonesia, karena kita begitu terbiasa untuk berbicara bahkan mengenai hal-hal yang pribadi dengan orang yang baru kita temui. Contohnya: Mau beli kopi sachet di warung sebelah saja, bisa pulang ke rumah membawa cerita dari ibu pemilik warung yang khawatir anaknya jadi cabe-cabean.

    Kembali lagi ke jerman, kalau kamu ingin membangun pertemanan dengan orang jerman, rahasianya satu : SABAR!

  2. Amati cuaca hari ini! Jadi kamu sudah mulai terbiasa dengan senyum tak berbalas atau kesunyian yang agak berlebihan di transportasi umum, tapi kamu tetap memiliki kebutuhan untuk berbicara dengan orang lain (siapapun itu, kalau perlu ibu-ibu yang duduk di sebelah kamu). Bagaimana kamu memulai basa basi? Kan gak mungkin juga tanya “ Ibu mau kemana?” bisa-bisa dihardik “Itu bukan urusan kamu” trus dia pindah kursi karena kamu dikira mau berbuat sesuatu yang tidak menyenangkan, belum lagi tatapan aneh dari orang-orang di sekitar kalian. Mulailah dengan bicara soal cuaca! Yah cuaca! “Dingin ya hari ini? “Akan hujan gak sih hari ini?” Detail cuaca yang menurut kita tidak penting karena kita terbiasa dengan suhu hampir 30 derajat celcius sepanjang tahun. Tidak ada jaminan sukses, tapi setidaknya topik ini sangat aman. Nah, apakah pembicaraan bisa berkembang akan tergantung dari respon orang yang kamu ajak bicara. Kalau iya , mungkin dia akan bertanya kamu dari mana dsb sehingga kesunyian di transportasi umum tadi agak berkurang . Kalau gagal, ingat pada poin no satu..SABAR!

  3. Nikmatilah anekaragam roti Roti gelap atau roti hitam adalah nama yang diberikan untuk roti whole-weat yang menyebabkan roti berwarna gelap. Oh..kaya tawar sari roti gitu? TIDAK! Roti gelap ini berat! Bobotnya bisa berkisar antara 500g – 1 kg. Jadi bukan roti tawar yang makan 5 lembar gak kenyang tapi roti ini padat dan mengenyangkan, juga sangat bisa menyakiti objek tertentu kalau dilempar. Selain itu pada setiap roti yang kamu beli akan tertera jenis gandum apa yang dipergunakan misal 70% Dinkel 30% Rogen. Setiap jenis gandum memiliki rasa dan kandungan kalori yang berbeda. Saking banyaknya jenis roti di Jerman yang konon mencapai 1000an , terdapat museum roti di Frankfurt.
  4. Rencanakan harimu, minggumu, bahkan tahunmu Tidak ada orang Jerman yang tidak membuat rencana! Semua atau okay, hampir semua. Bukan persoalan membuat rencana adalah sesuatu yang spesial tapi skala dan bagaimana mereka membuat perencanaan itu yang membuat kadang geleng-geleng kepala. Pertama mereka menulis hal yang pasti akan dilakukan dalam satu tahun, misal : liburan musim panas, natal, paskah. Setelah itu, mereka akan mengurutkan dari bulan ke bulan, rencana tambahan apa yang akan dilakukan. Jika ada jadwal yang kosong di bulan-bulan tertentu, mereka akan menghubungi keluarga atau teman mereka untuk membuat rencana tambahan, dan teman dan keluarga mereka pun akan melakukan hal yang sama. Jika kamu bertemu dengan teman jermanmu ini pada bulan januari, dan mengajukan rencana untuk misalnya piknik satu hari ke suatu tempat, maka mereka akan mengecek jadwal mereka secara teliti dan bisa memberikan jawaban “ Ok, aku ada waktu bulan Maret, minggu ke 3 dari pagi hari hingga jam 5 sore” Well..Selamat datang di Jerman!

  5. Katakan segala sesuatu apa adanya! Orang jerman adalah orang yang jujur dan direct. Mereka tidak memberikan jawaban seperti orang Indonesia “ Kurang tau” atau “Ya..kita lihat aja nanti”. Mereka menjawab “Tidak” atau “Ya” Jangan kaget bahwa ketika kamu tersesat dan menanyakan jalan pada seseorang “ Bisa tolong kasih tau gak jalan ke A?” jika orang itu tidak tau mereka akan jawab “ Gak!’ terdengar jahat, tapi mereka menjawab tidak karena mereka memang tidak tahu.

  6. Privacy adalah segalanya Setidaknya bicara dari pengalaman pribadi, orang Indonesia susah untuk mengerti konsep privacy Kakak saya biasa membacai diary saya kemudian menggunakannya sebagai bahan untuk mengejek . Kalau saya mengunci pintu kamar pasti keluarga saya mengira saya menyembunyikan sesuatu. Teman saya mengomentari pilihan pacar. Orang yang tidak saya kenal bisa tiba-tiba mendekat dan berkata “Boleh dong neng bagi nomer hpnya” dsb dsb… Orang jerman sangat menghargai privacy itulah kadang yang memberikan kesan bahwa mereka dingin dan berjarak. Dalam hal tertentu bahkan sangat berjarak seperti kasus berikut : Bayangkan kamar tidur sepasang suami-isti, lalu konsentrasika pikiran pada tempat tidur pasangan tersebut. Sebuah tempat tidur besar, dua buah bantal berisi bulu angsa yang membuat bangun pagi terasa smakin berat, selembar kain besar agak tebal seperti yang biasa kita lihat di hotel untuk menutupi kasur dan selimut dari debu. Sampai sejauh ini masih normal sampai kita melihat apa yang ada dibalik kain tebal tersebut : Ternyata bukan sebuah tempat tidur besar, tapi 2 tempat tidur single yang dijadikan satu tentunya dengan dua buah kasur single, dan dua buah selimut single. Yup! Jadi tempat tidur besar tadi tidak dilengkapi dengan kasur king/queen size untuk dua orang dengan selimut besar untuk berdua, melainkan 2 kasur single dengan selimut masing-masing. Privacy adalah sesuatu yang musti di junjung tinggi tapi untuk membawanya bahkan ketika kita tidur, agak susah juga.

  7. Keren tidak penting asal sesuai dengan kebutuhan Orang Jerman tidak seperti orang Perancis yang sangat memperhatikan fashion dan penampilan. Mereka tidak perduli jika mereka tidak terlihat keren asal mereka tidak kedinginan atau basah. Orang lebih perduli akan fungsi dan mereka mau menghabiskan banyak uang itu mendapatkan kualitas yang paling baik dari fungsi yang diinginkan Adalah awam menjumpai orang jerman dengan jaket hiking seharga 200-500 Euro karena dianggap harga tersebut sesuai untuk fungsi anti air, anti angin atau sering disebut hard-shell dan dikombinasi dengan jaket tambahan di dalamnya baik itu fleece atau soft shell saat musim dingin Merk yang paling umum dipakai adalah jack wolfskin, north face dan mammut. Kalau mau jadi orang jerman setidaknya ada dua outfit yang harus dimiliki : Jaket hiking dan sepatu hiking 8. Selamat datang di Rimba bahasa Tantangan terbesar menjadi orang jerman adalah menguasai bahasanya. Tiap bahasa memiliki tantangan gramatik tersendiri. Dalam bahasa jerman tantangan ini ibarat rimba bahasa. Setiap kata benda dalam bahasa jerman memiliki artikel : laki-laki, perempuan, atau netral. Artikel ini bentuknya dapat berubah tergantung dari posisinya dalam kalimat sebagai subjek atau objek, atau kata kerja apa yang didepannya, atau awalan apa yang digunakan atau kata benda tersebut menerangkan apa. Kesalahan mengingat artikel berakibat pada kesalahan perubahan bentuk yang selanjutnya. Apakah kesalahan artikel membuat orang jerman sulit memahami kita? Kesalahan artikel hanya akan membuat kalimat terdengar aneh di kuping orang jerman tetapi arti tidak berubah , tapi kesalahan perubahan bentuk berdasarkan posisi kata tersebut dalam kalimat akan membuat orang jerman kebingungan. Itu hal-hal yang paling berkesan buat saya. Tambahin ya kalo ada yang belum disebut


Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke info@aupairindo.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!



Samstag, 23. November 2013

Studienkolleg, Apa dan Bagaimana?

Klick disini untuk bergabung
Calon mahasiswa di Jerman yang berasal dari luar Eropa kebanyakan memiliki sertifikat kelulusan sekolah menengah yang tidak sesuai dengan standard qualifikasi di Jerman. Sebelum mereka bisa di terima di universitas-universitas di Jerman, mereka harus mengikuti program penyetaraan di Studienkolleg selama dua semester.

Proses pendaftaran Studienkolleg adalah sebagai berikut:
  1. Mendaftar di Universitas tujuan (Bukan di Studienkolleg) 
  2. Kalian mendapatkan undangan untuk mengikuti ujian penerimaan dari Studienkolleg yang berkerjasama dengan Universitas. 
  3. Ujian Penerimaan.
  4. Apabila lulus, kalian baru bisa mengikuti program penyetaraan di Studienkolleg
  5. Feststellungsprüfung atau ujian kelulusan di akhir tahun akademis 
  6. Kalian mendapatkan sertifikat kelulusan dari Studienkolleg yang kalian harus kalian lampirkan ketika mendaftar di Universitas tujuan.
Penting:  Sertifikat kelulusan dari suatu Studienkolleg tertentu juga bisa di gunakan untuk mendaftar di universitas-universitas lainnya di Jerman. Namun demikian, biasanya universitas pertama tempat dimana kalian mendaftar akan memberikan bonus nilai (kurang lebih 0,3), apa bila kalian mendaftar di universitas tersebut. Jadi kalian mendapatkan perlakuan khusus ketika mendaftar. Contoh: Nilai akhir saya di Studienkolleg FU Berlin 2,0 seandainya saya mendaftar di FU Berlin nilai saya menjadi 1,7. Apabila saya mendaftar di Uni Göttingen maka nilai saya tetap 2,0

Standard nilai di Jerman 1,0 - Sangat baik 6,0 - Sangat buruk (batas kelulusan adalah 4,0)
------------------------------------------------------------------------

Pendaftaran

Sebelum mendaftar di Studienkolleg ada beberapa hal yang perlu di persiapkan oleh calon mahasiswa:

1. Kemampuan bahasa Jerman
Walaupun temen-temen nantinya mendapatkan pelajaran bahasa Jerman yang super intensive, untuk bisa di terima di Studienkolleg teman-teman tetap harus memiliki kemampuan berbahasa jerman di level tertentu. Pada umumnya Studienkolleg mewajibkan minimal level B1 (Kurang lebih 400-600 Jam pelajaran). Kalian bisa membuktikan kemampuan bahasa Jerman kalian dengan menunjukan zertifikat dari institusi pembelajaran bahasa Jerman, seperti Goethe Institut. Pada umumnya Studienkolleg menerima hampir semua jenis sertikfikat yang temen-temen telah raih dari institusi bahasa di Jerman. Selain itu beberapa Studienkolleg mensyaratkan kemampuan bahasa Jerman level B2, khususnya untuk G/S Kurs (Ilmu pengetahuan Sosial dan Bahasa). Untuk mengetahui level apa yang di perlukan untuk bisa masuk ke Studienkolleg tertentu dapat di tanyakan langsung ke Studienkolleg tersebut, baik melalui email maupuns situs resmi mereka. Yang pasti, tanpa kemampuan dasar bahasa Jerman, kalian tidak bisa di terima di Studienkolleg.

2. Visa Studi
Sebelum kalian berangkat ke Jerman, kalian harus memiliki Visa studi dari kedutaan Jerman di Indonesia. Perlu diperhatikan bahwa perubahaan Visa dari visa turis ke visa pelajar adalah tidak memungkinkan. Perubahan jenis visa yang memungkinkan tanpa harus pulang ke Indonesia diantaranya: Visa Aupair ---> Visa Sprachschuler/ Visa Freiwilige Soziales Jahr (FSJ)  ---> Visa Studi

3. Terjemahan Dokumen Terlegalisir
Semua dokument dari sekolah menengah yang kalian dapatkan (termasuk raport kelas 3 SMA) harus di terjemahkan kedalam bahasa Jerman dan di legalisir oleh kedutaan.

4. Uang yang cukup
Sebelum kalian memutuskan untuk kuliah di Jerman, teman-teman harus memiliki uang yang cukup untuk membiayai kehidupan kalian selama minimal tahun pertama di Jerman. Mahasiswa memang di perbolehkan untuk berkerja, namun hal ini lebih memungkinkan apabila temen-temen sudah bisa berkomunikasi dalam bahasa Jerman dengan baik. Memang ada beberapa perusahaan yang tidak mensyaratkan bahasa Jerman, namun hali ini adalah tidak pasti. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan kalian dalam bekerja, saya sarankan untuk bisa berbahasa Jerman minimal level B2. Besarnya dana yang dimaksud dengan cukup bisa dilihat DISINI

6. Aplikasi
Dokumen-dokumen dibawah ini wajib untuk disertakan di aplikasi kalian:

Ijazah SMA (atau sederajat)
Nilai Ujian Nasional
Raport kelas 3 (Halaman yang ada nilainya)
STTB
Sertifikat B1 (atau B2)
Formulir pendaftaran

7. Tanggal-tanggal Penting
Tanggal-tanggal pendaftaran dari Studienkolleg-studienkolleg di Jerman berbeda satu sama lain. Untuk mengetahui tanggal-tanggal pendaftaran, teman-teman bisa melihat di website dari universitas tujuan.

-----------------------------------------------------------------------

Ujian Penerimaan 

Ujian masuk Studienkolleg terdiri dari beberapa jenis ujian. Ada lima jenis ujian yang lazim di ujikan. Untuk mengetahui jenis-jenis ujian tersebut kalian bisa melihat di website Studienkolleg dari universitas tujuan kalian.  Di bawah ini saya lampirkan contoh-contoh dari test ujian masuk Studienkolleg atau disebut Aufnahmeprüfung

Apabila kalian berhasil menyelesaikan Contoh soal berikut dengan mudah, atau kalian berhasil menjawab setengah dari soal-soal tersebut dengan benar, maka kesempatan kalian untuk bisa di terima Studienkolleg pilihan cukup besar.

Semoga berhasil

CONTOH SOAL
KUNCI JAWABAN


Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke aupairindonesia@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!



Montag, 18. November 2013

10 Universitas Terbaik Jerman 2013

Klick untuk Bergabung
Sejak saya mulai aktiv menulis artikel tentang study di Jerman, banyak pertanyaan masuk kesaya mengenai universitas di Jerman. Kebanyakan dari mereka bertanya "Universitas di Jerman yang paling bagus dimana sih mas?" maklum ketika kita masih di Indonesia kita senantiasa di tekan untuk bisa masuk ke universitas terbaik. Padahal universitas di Jerman kualitasnya tidak jauh berbeda satu-sama lain. Akan tetapi, mencoba untuk melegakan kehausan akan informasi teman-teman semua, iniliah ulasan kita kali ini di AupairIndo: 10 Universitas Terbaik Jerman 2013 versi CHE (Centrum für Hochschulentwicklung) 

1. RWTH Aachen
Gedung Utama RWTH Aachen
Mantan president kita Insinyur Habibie adalah salah satu alumni universitas ini. Aachen menempati posisi terdepan di semua disiplin ilmu technik. Hal ini memang sudah menjadi cita-cita dari Rheinisch-Westfälischen Technischen Hochschule (RWTH), yang termasuk dalam deretan pendek universitas-universitas ELITE die Jerman. Dengan konsep baru mereka yang berorientasikan masa depan (RHTW 2020) Universitas ini telah menetapkan target, hingga akhir decade ini untuk dapat menjadi universitas tehnik dengan integritas interdisipliner terbaik diseluruh dunia.  Hal ini juga di dukung oleh pemerintah Jerman dengan bantuan finansial dibawah program Exzellenz Initiative. RWTH Aachen, berhasil meraih posisi pertama di disiplin ilmu: Informatik, Tehnik Elektro, Ilmu-ilmu pengetahuan Alam, Tehnik Mesin, dan Ilmu-Ilmu Ekonomi. Sayangnya di jurusan akuntansi RWTH hanya berhasil menempati posisi ke dua belas.

2. Uni Mannheim
Uni Mannheim adalah salah satu universitas termuda di Jerman. Baru di tahun 1967 Uni Mannheim diangkat statusnya menjadi suatu Universitas. Sebelumnya Uni Mannheim adalah sekolah tinggi perdagangan. Dikarenakan sejarahnya yang berkaitan dengan disiplin ilmu ekonomi, Uni Mannheim berhasil menunjukan kompetensinya di disiplin ilmu ekonomi. Dari hasil penilaian CHE, Uni Mannheim menempati posisi pertama di disiplin ilmu Akuntansi dan Ekonomi. Selain itu Uni Mannheim juga berhasil meraih posisi 10 besar untuk disiplin ilmu Informatik (10) dan Ekonomi Informatik (3).

3. Karlsruher Institut für Technologie (KIT)
Uni Karlsruhe adalah pionir di bidang informatik di universitas-universitas di Jerman. 1969 Uni Karlsruhe mendirikan jurusan Diplom Informatika pertama di Jerman. Tiga tahun kemudian berdiri di Karlsruhe Fakultas Informatika pertama di Jerman.
Di disiplin ilmu Informatika Uni karlsruhe dan RWTH Aachen sama sama menempati posisi pertama. Selain itu Uni Karlsruhe menempati posisi 5 besar untuk disiplin ilmu: Tehnik Elektro (2), Tehnik Mesin (3) dan Ilmu Ekonomi tehnik (3).


4. Technische Uni München (TUM)
Pemerintah Jerman memberi pengakuan kepada TU München dalam dua hal: 1. TU München adalah salah satu dari tiga universitas pertama yang di support secara financial dalam program Exzellenz-Initiative. Yang kedua pemerintah Jerman mengakui TU München sebagai pendiri program "Existenzgründer-Initiative" atau disebut "Exist". Di universitas technik München mahasiswa dan professor tidak hanya meneliti tetapi juga memberikan infromasi dan konsultasi kepada perusahaan-perusahan yang membutuhkan. Oleh karena itu TU München mendirikan perusahaan TUM GmbH dimana mahasiswa dan para professor bekerja sebagai peneliti dan advisor. Perusahaan ini juga memberikan beasiswa loh.

TUM di tahun ini menempati posisi kedua di bidang Informatika Ekonomi. Selain itu TUM juga menepati posisi 5 besar di bidang: Informatika (3), Tehnik Elektro (3) Ilmu Pengetahuan Alam (2), Tehnik Mesin (2) dan peringkat ke 11 di bidang Akuntansi.

5. Ludwig-Maximilians-Universität München (LMU)
Gedung utama fakultas Hukum LMU
Konrad Adenauer, Theodor Heuss dan Gustav Heinemann adalah contoh alumnus LMU München: LMU München yang didirikan pada tahun 1472 adalah salah satu Universitas paling ternama di Jerman. Di rangking sekala internasional LMU tahun 2011 di beri predikat sebagai universitas terbaik Jerman. LMU terkenal dengan jurusan hukumnya yang juga di tahun ini berhasil menempati posisi pertama. Selain itu posisi 10 besar juga diraih untuk bidang: Akuntansi (2) Ilmu Pengetahuan Alam (3), Ilmu Ekonomi (5) dan Informatika (8)

6. Uni Köln
Universitas Köln adalah salah satu universitas tertua di Jerman. didirikan pada tahun 1388 Uni köln adalah universitas ke 4 yang didirikan di kekaisaran Jerman Romawi. Pada tahun 1798 Napoleon menutup universitas ini. Saat ini Uni Köln termasuk salah satu universitas yang di support pemerintah Jerman dalam programm Exzellenz-Initiative.

Tahun ini Uni Köln berhasil menempati posisi puncak di bidang ekonomi: Akuntansi (2) Hukum (5) Ilmu Ekonomi (4) dan Informatika Ekonomi (8)

7. Technische Uni Darmstadt
Universitas tehnik Darmstadt adalah salah satu universitas termuda di Jerman. Baru pada tahun 1997 TU Darmstadt mendapat gelar Universitas. Sebelumnya TU Darmstad adalah sekolah tinggi tehnik. Seperti namanya, universitas ini juga berhasil menempati posisi puncak di bidang-bidang tehnik: Informatika Ekonomi (1) Ekonomi ketehnikan (3) Informatika, Tehnik Elektro, dan Ilmu Pengetahuan Alam (4)

8. Uni Münster
Uni Münster atau lebih lengkap: Westfälische Wilhelms-Universität di dirikan pada tahun 1780. Universitas ini memiliki ambisi menjadi Universitas dengan integritas intradisiplinär secara menyeluruh. Bentuk upaya mereka adalah dengan membangun pusat penelitian yang mengakaitkan penelitian berbagai bidang dalam satu atap.

Uni Münster juga terkenal dengan jurusan hukumnya, yang tahun ini berhasil menempati posisi ke dua. Selain itu di bidang bidang: Informatika Ekonomi (9) Akuntansi (4) Ilmu Ekonomi (6)


9. Technische Uni Dresden
TU Dresden didirikan pada tahun 1821 sebagai Pusat pendidikan Tehnik. Pada tahun 1961 namanya ditingkatkan menjadi Universitas Tehnik. Universtias Dresden adalah salah satu Universitas ternama di Jerman dalam bidang tehnik.Uni Dresden adalah salah satu Universitas yang disupport oleh pemerintah Jerman dalam programm Exzellenz-Initiative.

Tahun ini TU Dresden menempati posisi puncak di bidang: Tehnik Mesin dan Informatika Ekonomi (5) Tehnik Elektro (9) Ekonomi ketehnikan (6) dan Ilmu Pengetahuan Alam (9)


10. Technische Uni Ilmenau
Di kota kecil ini berdiri salah satu universitas paling ternama Jerman, khususnya di bidang Informatika. Setelah bersatunya Jerman. TU Ilmenau mendirikan (1996) Jurusan Diplom pertama di bidang Tehnologi Media. Pada tahun 2006 TU Ilmenau adalah universitas pertama di Jerman yang berhasil memberi gelar Professor untuk bidang Komputer dan Permainan Komputer. Bagi kalian yang suka main games di komputer, TU Ilmenau adalah tempat yang tepat.

TU Ilmenau menempati posisi puncak untuk bidang: Informatika Ekonomi (4) Informatika (6) Tehnik Elektro (6) Tehnik Mesin (10) dan Ekonomi ketehnikan (7)

Itulah tadi profil sepuluh besar universitas terbaik di Jerman. Semoga informasi ini dapat membantu teman-teman dalam menentukan jurusan dan universitas yang akan kalian kunjungi di Jerman. Namun sekali lagi perbedaan antara satu universitas dengan universitas lainnya di Jerman tidaklah terlalu jauh satu sama lain. Berhasil lulus dari salah satu universitas di Jerman sudah merupakan prestasi yang besar. 

Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke zapato.syarif@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!



The Foreign Tones at Emergenza Ost - Lido Berlin

Temen-temen, Saya dan temen-temen band The Foreign Tones ikut tampil di EMERGENZA. Kalo suka, kita appreciate banget kalo Videonya di like dan di share.



Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke zapato.syarif@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!



Montag, 11. November 2013

Apa itu Uni-Assist?

Logo Uni-Assist
Bagi teman-teman yang sekarang sedang berusaha melanjutkan study di Jerman pasti nama Uni-Assist tidak asing lagi. Bagi yang belum mengenal Uni-Assist, kalian sudah berada di jalan yang benar, dengan membaca artikel ini kalian akan mendapatkan pemahaman yang lebih tentang dunia perkuliahan di Jerman.

Uni-assist adalah sebuah organisasi yang memiliki tugas utama, memeriksa dan mengevaluasi dokument-dokument yang di keluarkan organisasi/ Institusi pendidikan diluar Jerman. Uni-assist memeriksa apakah Ijazah kelulusan yang kamu kirimkan memiliki standard yang sama dengan ijazah sekolah-sekolah di Jerman dan juga mereka memeriksa apakah dengan Ijazah yang kamu punya, kamu dapat melanjutkan pendidikan di universitas-universitas di Jerman. Selain itu apabila diminta oleh universitas, uni-assist juga memeriksa kelengkapan dokument-dokument yang di syaratkan oleh universitas-universitas tersebut. Misalnya seperti sertifikat bahasa, pengalaman bekerja, Kurikulum Vitae dan lain sebagainya. Apabila dokument yang kamu kirimkan ke Uni-Assist telah diperiksa dan dinyatakan lengkap, maka selanjutnya Uni-assist akan mengirimkan kopie semua dokument kamu tersebut dalam bentuk aplikasi lamaran ke universitas-universitas pilihan kamu. Yang paling penting untuk di ketahui adalah, bahwa Uni-Assist hanya memeriksa dokument kamu saja, semua keputusan berkaitan dengan diterima atau tidaknya calon mahasiswa di tentukan sepenuhnya oleh universitas.
"Program bimbingan Study AupairIndo membantu kamu dalam menyelesaikan proses pendaftaran-pendaftaran universitas baik melalui maupun tanpa melalui Uni-assist".
Uni-assist tidak di biayai oleh pemerintah Jerman, oleh karena itu Uni-assist dalam melakukan kerjanya memungut biaya dari calon mahasiswa (Besarnya sekitar 60 Euro untuk pendaftaran pertama). Akan tetapi terkadang ada beberapa universitas di Jerman yang mengambil alih biaya tersebut, terutama untuk program master. Contohnya adalah Uni Potsdam. Pendaftar tidak dikenakan biaya untuk mendaftar program master melalui Uni Assist.

Siapa saja anggota uni-assist: 
Saat ini ada 157 universitas negeri di Jerman yang terdaftar sebagai anggota uni-assist. Termasuk universitas-universitas ternama seperti TU München, Uni Heidelberg dan Charité Berlin. 

Dimana kantor pusat Uni-Assist? 
Uni-Assist berkantor pusat di Berlin, tepatnya di:
Uni-assist e.V.
Helmholtzstrasse 2-9
D-10587 Berli, Germany

Untuk mendaftar di universitas-universitas di Jerman, kalian bisa menggunakan online portal uni-assist yang bisa kalian print dan kirimkan melalui jalur post langsung dari indonesia. Ingat, Aplikasi lamaran kamu hanya akan di proses seandainya kamu telah membayar biaya pendaftaran. Oleh karena itu bayarlah jauh jauh hari sebelum deadline pendaftaran ditutup. Perlu diperhatikan juga proses pembayaran dari Indonesia tentunya memakan waktu hingga dua minggu.

Setiap Universitas dan Fachhochschule memiliki persyaratan pendaftaran dan deadline yang berbeda. Hal ini bervariasi tidak hanya dari universitas ke universitas melainkan juga bervariasi dari negara bagian ke negara bagian, bahkan jurusan ke jurusan. Oleh karena itu sebelum kalian mendaftar, kalian di harapkan untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dari jurusan dan universitas tujuan. 

Sekali lagi di tekankan, Uni-assist secara umum tidak memberikan jawaban untuk pertanyaan yang berkaitan dengan persyaratan universitas dan jurusan tertentu. Uni-Assist hanya menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan pemeriksaan kelengkapan dokumen aplikasi lamaran kamu.

Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke zapato.syarif@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!



Sonntag, 10. November 2013

Pacaran Dengan Bule, seperti apa, dan bagaimana caranya?

Hallo temen-temen semua, pertama-tama saya mau minta maaf kalau judul di atas kurang berkenan. Tulisan ini hanyalah sekedar intermezzo buat kalian yang sedang berjuang untuk berangkat ke Eropa. 

Tapi tentunya tulisan kali ini bukan berarti iseng-iseng, mungkin ada di luar sana temen-temen yang sedang mencari jawaban atas pertanyaan diatas, who knows? Tema kita kali ini mungkin tidak banyak kaitannya dengan study di Jerman atau Au pair, akan tetapi seperti yang temen-temen pernah lihat sendiri, tidak jarang orang indonesia berpacaran atau bahkan menikah dengan orang asing. Mungkin ada dari kita yang penasaran seperti apa sih punya pacar bule? atau mungkin ada juga yang tidak suka dan cendrung berfikir negativ ketika melihat orang indonesia punya pasangan bule. Sebelum kita berperasangka yang macam-macam, ayo kita coba pelajari seperti apa sih punya pacar bule atau lebih tepatnya di konteks ini, orang Jerman.Pertama-tama untuk menyamakan persepsi, menurut kebanyakan orang, bule adalah: orang asing ber-ras putih (Europa dan Anglo saxon).

Ada banyak alasan mengapa orang Indonesia berpacaran dengan bule:
  1. Kita berfikir bahwa orang bule itu lebih cantik atau lebih tampan
  2. Punya pacar bule itu unik dan exotic, dan kamu suka punya gaya hidup yang unik dan exotic.
  3. Kita berfikir bahwa orang bule itu kaya dan menjanjikan masa depan yang cerah
  4. Dengan punya suami/istri bule, kamu bisa tinggal dan berkerja di negara asal bule tersebut. 
  5. Kamu sudah terlalu lama tinggal di luar negeri dan kamu pada akhirnya lebih memahami bule dari pada bangsa sendiri 
  6. Alasan-alasan lainnya yang membuat kamu jatuh cinta ama bule. 
Seperti yang kita ketahui, bangsa Europa dan negara-negara Anglo saxon adalah penguasa perekonomian dunia. Mereka turut andil hampir disemua cabang perindustrian, termasuk industri mode dan perfileman. Hampir setiap hari kita disuguhi filem-filem asing dan iklan-iklan yang dibintangi oleh orang asing. Ini adalah sumber utama kita dalam mengenal kultur dan budaya orang bule. Dan perlu kita akui bahwa kadang kita lupa, bahwa bintang iklan dan bintang filem adalah orang-orang pilihan yang sebagian besar memiliki figur yang sangat baik. Dan tak jarang filem-filem dan Iklan yang di bintangi orang asing menggambarkan gaya hidup yang wah. Oleh karena itu wajar apabila di kepala kita tertanam fikiran bahwa orang bule itu menarik dan kaya. Dibawah ini adalah Video seperti apa dunia perfileman dan periklanan mampu merubah persepsi kita:







Seperti itulah teman-teman kenyataannya. Perekonomian ternyata bisa sangat mempengaruhi penampilan, tidak hanya di level perorangan, bahkan dilevel bangsa. Bangsa yang kaya menjadikan warganya terlihat lebih menarik bagi bangsa-bangsa yang tidak kaya. Itulah sebabnya mengapa orang  Korea tampak semakin tampan dan cantik dimata kita. Ekonomi Korea, meningkat pesat dari tahun ketahun. 

Oke sekarang temen-temen udah tau, kenapa bule terlihat lebih menarik dan lebih sukses bagi kebanyakan orang. Alasan selanjutnya mengapa sebagian dari kita mencari pacar orang bule adalah karena bule itu berbeda. Bule itu sesuatu yang jarang kita temui di Indonesia (keculai di Bali). exotic dan unik deh pokoknya. Apabila sesuatu adalah menarik dan jarang ditemui atau langka, maka sesuatu tersebut akan menjadi "wah". Dan apabila sesuatu tersebut memiliki harga, biasanya juga harganya tidak sama dengan sesuatu yang mudah di temui. Oleh karena itu bisa dimengerti kenapa buat temen-temen yang sudah lama tinggal di Eropa, bule itu tidak lagi "wah", seperti pada waktu kita masih di indonesia. 

Sekarang pertanyaannya bagaimana bule melihat orang Indonesia? Tentunya jawabanya tidak bisa di generalisir. Namun berdasarkan pengalaman saya, kebanyakan bule Eropa melihat orang Indonesia sebagai orang yang "Kalem, Sopan, dan pemalu". Inilah sebabnya kenapa kebanyakan yang kita temui adalah perempuan Indonesia jalan bareng dengan pria bule, bukan sebaliknya. Dimata pria bule, sifat-sifat "kalem, sopan dan pemalu" adalah sifat-sifat yang positiv untuk seorang perempuan. Dan sebaliknya, dimata seorang perempuan bule sifat-sifat seperti "kalem, sopan dan pemalu" untuk laki-laki lebih cendrung dinilai netral atau bahkan negativ. 

Sekali lagi hal diatas tidak bisa di generalisir, akan tetapi untuk kebanyakan orang hukum yang sama masih berlaku: Laki-laki cendrung suka dengan perempuan yang "lembut, sopan, dan butuh perlindungan". Sebaliknya perempuan cendrung suka dengan laki-laki yang "Jantan dan menimbulkan kesan mampu memberikan perlindungan (baik secara fisik maupun financial)" tapi ingat pengecualian selalu ada, Apalagi kalo bule-bule tersebut pernah lama tinggal di Indonesia.Tapi ingat, yang paling penting, dimata mereka orang berkulit gelap adalah sangat "menarik".

Sekarang pertanyaan terakhir, bagaimana sih bisa punya pacar bule? jawabnya mudah: Bagi perempuan, sering-sering aja nongkrong bareng bule, suatu saat pasti ada yang nyantol he he... 

nah kalo buat yang cowok, ini agak berat: 1. Sama seperti cewek, sering-sering nongkrong bareng cewek bule, 2. Jauhilah sifat sifat "kalem dan pemalu" 3. ikut fitness kalo punya duit lebih :) 

Oke sekian dulu aja intermezzo nya. Walaupun tulisan ini ada unsur kebenarannya, tapi jangan terlalu dianggap serius. Seperti pepatah lama: "kalau jodoh, tidak kemana"

Kalau teman-teman ingin kuliah di Jerman, tapi ragu untuk memilih bimbingan murah dan yang terpercaya, teman-teman bisa kirim email ke zapato.syarif@gmail.com atau klick DISINI Jangan tertipu, Sekolah di Jerman itu Mudah dan Murah!